Pengalaman mendapatkan beasiswa Monbukagakusho (dulu Monbusho)

IMG_0907
Oleh: Teddy Ardiansyah (Teknik Nuklir 2001)
Ph.D Candidate, Integrated Doctoral Program, Nuclear Engineering Department, Tokyo Institute of Technology

Jepang merupakan salah satu Negara maju di dunia, bahkan mungkin termaju di Asia, terutama di bidang ilmu-ilmu teknik (engineering). Jepang termasuk salah satu Negara di dunia yang disegani di bidang industri. Sebenarnya ada berbagai macam beasiswa yang diberikan baik oleh pemerintah Jepang maupun oleh organisasi/perusahaan Jepang bagi warga Indonesia yang ingin melanjutkan kuliah di Jepang. Dari berbagai macam beasiswa tersebut, beasiswa Monbukagakusho adalah yang paling populer.

More

Generation IV Nuclear Reactors

(Source: Word Nuclear Association and Idaho National Laboratory)

The Generation IV International Forum (GIF ) was initiated in 2000 and formally chartered in mid 2001. It is an international collective representing governments of countries where nuclear energy is significant now and also seen as vital for the future. They are committed to joint development of the next generation of nuclear technology. Led by the USA, Argentina, Brazil, Canada, France, Japan, South Korea, South Africa, Switzerland, and the UK are members of the GIF, along with the EU. Russia and China were admitted in 2006.

After some two years’ deliberation, GIF (then representing ten countries) late in 2002 announced the selection of six reactor technologies which they believe represent the future shape of nuclear energy. These are selected on the basis of being clean, safe and cost-effective means of meeting increased energy demands on a sustainable basis, while being resistant to diversion of materials for weapons proliferation and secure from terrorist attacks. They will be the subject of further development internationally.

In addition to selecting these six concepts for deployment between 2010 and 2030, the GIF recognized a number of International Near-Term Deployment advanced reactors available before 2015.

More

“PLTN itu Sexy” (H.E. Samak Sundaravej, PM Thailand)

Kumpulan tulisan dan buah pikiran Bapak Kusmayanto Kadiman

Menjalani tugas sebagai menteri pendamping (Minister in Attendance), penulis berkesempatan ‘mencuri tahu’ kiat sukses ekonomi Thailand dari Perdana Menteri (PM) Thailand, HE Samak Sundaravej. Beliau dilantik oleh Raja Thailand sebagai PM pada bulan Januari yang lalu. Selama lawatan kenegaraan sang PM Thailand ini ke Indonesia, pada 26 s/d 27 Maret 2008, kami mendapat kesempatan untuk berbincang dan bertukar pandangan mengenai beragam topik dan isu. Di antaranya mengenai sumbangan iptek pada pertumbuhan ekonomi, dan peran Pembangkit Listrik tenaga Nuklir (PLTN). Tulisan ini dimaksudkan untuk berbagi kepada segenap pembaca, mengenai intisari perbincangan itu. Tentunya apa-apa yang disampaikan di sini tidak terlepas dari penafsiran-penafsiran oleh penulis. Bila ada bagian dari tulisan ini yang tidak sepenuhnya selaras dengan maksud dari pernyataan PM Thailand, tanggung jawab ada dipundak penulis.

Banyak pengamat menilai bahwa Thailand telah sukses menjadi pelaku ekonomi ‘papan atas’ di ASEAN. Apa kiatnya? Ketika pertanyaan ini penulis lotarkan, sang PM menunjuk pada empat hal: (i) kekayaan alam, (ii) industri pertanian, (iii) kekuatan iptek, dan (iv) konsistensi kebijakan. Thailand melakukan pembangunan ekonomik dengan industri pertanian sebagai pilarnya. Langkah ini dimulai sejak dekade 1960-an, dan terus dijalankan dengan konsisten. Hasilnya: pertumbuhan ekonomi yang ditopang oleh kapasitas inovasi! Bukti mengenai prestasi ekonomik tersebut, yang sederhana, adalah bertebarannya produk pertanian dengan marka dagang Made in Thailand. Di tanah air tercinta, ‘durian Bangkok’ dan ‘pepaya Bangkok’ sangat popular, dan bahkan secara de facto menjadi standar untuk buah berkualitas. Tanaman anggrek telah berhasil dikembangkan menjadi komoditas unggulan, sekaligus icon bangsa Thailand. Tanaman holtikultura, seperti jamur, menjadi unggulan Thailand dengan harga dan mutu yang kompetitif, dan ‘bebas musim,’ alias tersedia di sepanjang tahun.

More