Aku Pulang


Dua hari lagi, dengan penerbangan pukul 10:35 waktu Korea, aku akan meninggalkan 대한민국 menuju Indonesia. Sudah 4 bulan berlalu sejak pertama kali aku tiba di Bandara Internasional Incheon dan kesasar menuju Daejeon sampai hari ini, di saat aku merasa cocok hidup di sini.

Menjadi mahasiswa internship di Nuclear & Quantum Engineering Dept., Korea Advanced Institute of Science and Technology (KAIST) menjadi pengalaman luar biasa dalam perjalanan hidupku di tahun ini. Seperti halnya mahasiswa lain, tugasku mengikuti kuliah, mengerjakan tugas dan mengikuti ujian. Mata kuliah yang kupilih kebanyakan tentang reaktor nuklir, seperti Nuclear Reactor Theory and Simulation (NQE302), Nuclear Reactor Engineering (NQE520) dan Environmental Engineering of Nuclear Power (NQE441), karena memang inilah konsentrasiku selama kuliah di Teknik Nuklir UGM. Meskipun aku sudah pernah mendapatkan mata kuliah serupa di UGM, namun masih saja banyak perlu dipelajari kembali. Aku bukanlah mahasiswa rajin dan pintar, hanya usaha dan keberuntungan yang selalu bersamaku.

NQE 302.jpg

Selain rutinitas kuliah, setiap bulannya ada kegiatan atau jalan-jalan untuk mahasiswa internship, seperti Korean Nuclear Society (KNS) Conference di Pyeongchang, kunjungan ke Yonggwang Nuclear Power Plant dan Doosan Heavy Industry, kunjungan ke Korean Superconducting Tokamak Advanced Research (KSTAR) dan jalan-jalan ke Seoul.

KNS Conference dilakukan setahun dua kali, yaitu spring conference dan autumn conference. Kebetulan untuk autumn conference kali ini dilakukan di Pyeong Chang, salah satu kawasan untuk bermain ski di musim dingin di Korea. Pada pertemuan ini, aku bertemu dengan Pak Ferhat Aziz (Kepala BKHH-BATAN) dan untuk pertama kalinya dengan Mas Chairul Hudaya. Di bawah ini adalah foto bersama sebagian teman-teman dari NurapT Laboratory.

pyeongchang1.jpg

Kunjungan ke PLTN di Yonggwang dan Doosan Heavy Industry menjadi aktivitas jalan-jalan yang kedua. Di Yonggwang saat ini terdapat 6 unit reaktor nuklir dan semuanya bertipe PWR dengan daya masing-masing 1000 MWe. Karena tidak diperbolehkan memotret sembarangan, aku hanya bisa mengambil gambar sungkup reaktor sebagai kenang-kenangan PLTN ini. Kami mengunjungi reaktor unit 6 dan hanya dipandu ke ruang turbin, ruang kendali dan spent fuel pool. Setelah kunjungan ini, perjalanan di lanjutkan ke Kota Masan untuk beristirahat dan tentunya makan.

yonggwang.jpg

masan.jpg

Doosan adalah perusahaan industri berat bertaraf internasional yang juga memproduksi bagian dari PLTN. Mereka mengatakan di antara seluruh komponen teras dari OPR 1000 (desain reaktor nuklir standar Korea), hanya komponen Pressurizer saja yang tidak bisa diproduksi sendiri. Kami juga memasuki nuclear shop Doosan, melihat langsung pembuatan reactor vessel dan steam generator.

doosan.jpg

Kunjungan yang tak kalah menarik adalah ke National Fusion Research Institute (NFRI) untuk melihat KSTAR, fusion device Korea. Korea sendiri sudah memiliki fusion device sebelumnya, tetapi dalam small size. Selain fisi, mereka juga sudah memikirkan jauh untuk alternatif energi masa depan lainnya.

kstar.jpg

Perjalanan ke Seoul adalah perjalanan hiburan. Ada beberapa tempat yang kita kunjungi seperti Sungai Han (sungai terbesar di Korea), Istana dinasti Korea, pasar Namdaemun dan melihat keramaian malam di Seoul. Inilah perjalanan terakhir yang menandai berakhirnya masa internship di KAIST.

seoul.jpg

Bagaimana? Apakah ada yang tertarik? Silahkan bergabung saja dengan program ini tahun depan, tepatnya setiap awal fall semester.

Sampai jumpa di Indonesia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: